MEDIA SOSIAL
==============================
Di era modern ini sangatlah besar cobaan bagi para pemuda-pemudi islam yg belum menikah karena menyebar media sosial.
Gak ada masalah kalau media sosial dipakai oleh orang untuk menuntut ilmu(tapi ingat,yg diambil ilmunya harus beraqidah aswaja),memberikan nasehat,membagikan status-status yg bermanfaat,bertanya dsb(yg penting dalam hal kebaikan).
Tapi yg bermasalah adalah bagi para pemuda-pemudi yg belum menikah dengan menjadikan media sosial sebagai sarana untuk pemuas ketika bangkit nafsu syahwat.
Dalam hadits yg diriwayatkan oleh imam bukhori dan muslim ra bahwa nabi saw bersabda:
يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج فانه اغض للبصر واحصن للفرج ومن لم يستطع فعليه بالصوم فانه له وجاء. رواه البخارى ومسلم
Artinya:"wahai para pemuda,barang siapa diantara kalian telah mampu menikah,maka menikahlah.Karena menikah lebih dapat memejamkan mata(dari melihat hal-hal yg diharomkan)dan lebih dapat memelihara kemaluan(dari berbuat zina)dan barang siapa belum mampu,maka hendaklah ia berpuasa karena puasa lebih dapat menekan nafsu syahwat."(HR.Al bukhori dan muslim)
Dari hadits diatas nabi saw bersabda bahwa"puasa lebih dapat menekan nafsu syahwat,"tapi kenapa ada orang bangkit nafsu syahwatnya kemudian ia tekan dengan cara berpuasa,akan tetapi nafsu syahwatnya tidak tertekan?
Jawabannya adalah bahwa bangkit nafsu syahwat itu ada 2 macam:
{01}.Nafsu syahwat yg bangkit dengan tidak diundang
Kalau para pemuda-pemudi bangkit nafsu syahwat,sebelumnya(bangkit nafsu syahwat)mereka selalu menjaga pandangan dari melihat lawan-lawan jenis yg bukan mahrom,maka bangkit nafsu syahwat mereka bisa ditekan dengan berpuasa.
Dengan demikian,benarlah apa yg disabdakan nabi saw bahwa puasa dapat menekan bangkit nafsu syahwat dan itulah yg dimaksud dengan bangkit nafsu syahwat yg tidak diundang.
{02}.Nafsu syahwat yg bangkit dengan diundang
Kalau para pemuda-pemudi bangkit nafsu syahwat,sebelumnya(bangkit nafsu syahwat)mereka selalu mengumbar pandangan untuk melihat lawan-lawan jenis yg bukan mahrom,ditambah lagi suka menonton video-video streameng porno,maka berpuasa tidak akan menekan bangkit nafsu syahwat mereka.
Inilah yg dimaksud dengan bangkit nafsu syahwat yg diundang.
Dari pembagian 2 macam nafsu syahwat yg bangkit,bisa disimpulkan bahwa yg dimaksud sabda nabi saw,"puasa lebih dapat menekan nafsu syahwat"adalah nafsu syahwat yg bangkit dengan tidak diundang.
Semoga bagi para pemuda-pemudi yg belum menikah bisa menggunakan media sosial untuk kebaikan dan bagi para orang tua hendaklah dalam seminggu atau berapa hari untuk memeriksa apa saja yg ada diberkas-berkas kartu memori anak-anak mereka.
Silagkan like dan share,semoga bermanfaat!!!
Di era modern ini sangatlah besar cobaan bagi para pemuda-pemudi islam yg belum menikah karena menyebar media sosial.
Gak ada masalah kalau media sosial dipakai oleh orang untuk menuntut ilmu(tapi ingat,yg diambil ilmunya harus beraqidah aswaja),memberikan nasehat,membagikan status-status yg bermanfaat,bertanya dsb(yg penting dalam hal kebaikan).
Tapi yg bermasalah adalah bagi para pemuda-pemudi yg belum menikah dengan menjadikan media sosial sebagai sarana untuk pemuas ketika bangkit nafsu syahwat.
Dalam hadits yg diriwayatkan oleh imam bukhori dan muslim ra bahwa nabi saw bersabda:
يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج فانه اغض للبصر واحصن للفرج ومن لم يستطع فعليه بالصوم فانه له وجاء. رواه البخارى ومسلم
Artinya:"wahai para pemuda,barang siapa diantara kalian telah mampu menikah,maka menikahlah.Karena menikah lebih dapat memejamkan mata(dari melihat hal-hal yg diharomkan)dan lebih dapat memelihara kemaluan(dari berbuat zina)dan barang siapa belum mampu,maka hendaklah ia berpuasa karena puasa lebih dapat menekan nafsu syahwat."(HR.Al bukhori dan muslim)
Dari hadits diatas nabi saw bersabda bahwa"puasa lebih dapat menekan nafsu syahwat,"tapi kenapa ada orang bangkit nafsu syahwatnya kemudian ia tekan dengan cara berpuasa,akan tetapi nafsu syahwatnya tidak tertekan?
Jawabannya adalah bahwa bangkit nafsu syahwat itu ada 2 macam:
{01}.Nafsu syahwat yg bangkit dengan tidak diundang
Kalau para pemuda-pemudi bangkit nafsu syahwat,sebelumnya(bangkit nafsu syahwat)mereka selalu menjaga pandangan dari melihat lawan-lawan jenis yg bukan mahrom,maka bangkit nafsu syahwat mereka bisa ditekan dengan berpuasa.
Dengan demikian,benarlah apa yg disabdakan nabi saw bahwa puasa dapat menekan bangkit nafsu syahwat dan itulah yg dimaksud dengan bangkit nafsu syahwat yg tidak diundang.
{02}.Nafsu syahwat yg bangkit dengan diundang
Kalau para pemuda-pemudi bangkit nafsu syahwat,sebelumnya(bangkit nafsu syahwat)mereka selalu mengumbar pandangan untuk melihat lawan-lawan jenis yg bukan mahrom,ditambah lagi suka menonton video-video streameng porno,maka berpuasa tidak akan menekan bangkit nafsu syahwat mereka.
Inilah yg dimaksud dengan bangkit nafsu syahwat yg diundang.
Dari pembagian 2 macam nafsu syahwat yg bangkit,bisa disimpulkan bahwa yg dimaksud sabda nabi saw,"puasa lebih dapat menekan nafsu syahwat"adalah nafsu syahwat yg bangkit dengan tidak diundang.
Semoga bagi para pemuda-pemudi yg belum menikah bisa menggunakan media sosial untuk kebaikan dan bagi para orang tua hendaklah dalam seminggu atau berapa hari untuk memeriksa apa saja yg ada diberkas-berkas kartu memori anak-anak mereka.
Silagkan like dan share,semoga bermanfaat!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar