Selasa, 25 Oktober 2016



BAGAIMANA MERAIH ILMU BERMANFAAT

Saudara-saudariku, Tujuan setiap penuntut ilmu adalah bagaimana bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Meskipun dalam perjalan waktu belajar ada mereka yang giat kemudian menjadi orang pintar ada juga yang bermalas-malasan atau tidak berhasil.
Namun hal terpenting untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat diantaranya adalah bagaimana kita menghormati ilmu dan pemilik ilmu (guru), hal ini sering kali dilalaikan banyak orang, yang menyebabkan mereka yang telah lama belajar khususnya ilmu agama, kepintarannya tidak menjadi bermanfaat bahkan tidak sedikit malah menjadi penyebab mudhorat (bahaya) di Masyarakat.

Saudara-saudariku,
Ketahuilah sesungguhnya Seorang pelajar (murid) tidak akan dapat meraih ilmu dan memanfaatkan ilmunya kecuali dengan memuliakan ilmu dan ulama-Nya serta menghormati dan memuliakan gurunya. Dikatakan ulama: tidak akan berhasil orang yang ingin mencapai sesuatu kecuali dengan menghargai, dan orang tidak akan terpuruk dalam kegagalan kecuali dengan meninggalkan rasa hormat dan memuliakannya.

Di antara cara menghormati ilmu ialah memuliakan sang guru. Sayyidina Ali berkata :

قال على رضى الله عنه: أنا عبد من علمنى حرفا واحدا، إن شاء باع، وإن شاء استرق.
"Aku hamba sahaya bagi orang yang telah mengajariku satu huruf. Terserah padanya, saya mau dijual, dimerdekakan ataupun tetap menjadi hambanya."

di dalam syair:
رأيت أحق الحق حق المعلم # وأوجـبه حفظا على كل مسلم

لقد حق أن يهدى إليه كرامة # لتعليم حرف واحد ألف درهم

Keyakinanku tentang haq guru, haq paling haq adalah # Paling wajib di pelihara, oleh muslim seluruhnya.
Demi memulyakan, hadiah berhak di haturkan # Seharga seribu dirham, tuk mengajar satu huruf.

Sejatinya (pada hakekatnya) orang yang telah mengajarkan satu huruf kepada engkau yang engkau butuhkan dalam urusan agamamu, maka ia adalah ayahmu dalam kehidupan agamamu.

Hal inilah yang perlu kita tanyakan pada diri kita masing-masing, kenapa telah banyak yang kita pelajari, tapi belum bermanfaat, bahkan bukan cuma untuk orang lain, untuk diri sendiripun masih belum bisa kita manfaatkan?

Mungkin penyebabnya adalah kurangnya kita menghormati ilmu dan guru kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar